Cara Mendeteksi Kanker Serviks Sendiri

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Sendiri

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Sendiri

Cara Mendeteksi Kanker Serviks Sendiri

Pada lembaran ini : anda akan menyadari lebih bnyk mengenai perobahan body dan hal-hal lain yg dpt menandakan gangguan yg mungkin membutuhkan treatment medis.

Anda harus tahu betul, bahwasannya kebnykan perempuan tdk mempunyai ciri maupun gejala pra kangker tahap awal maupun pra-tahap. Gejala umumnya tdk hadir sesampainya kangker sudah merembet ke jaringan dan organ lain. Maupun, pencetus suatu gejala mungkin ialah keadaan medis lain yg bukan kangker.

Berikut ini ialah ciri maupun gejala displasia leher rahim maupun kangker:

  • Noda-noda darah maupun pendarahan ringan antara maupun periode berikut
  • Pendarahan haid lebih lama dan lebih berat dari umumnya
  • Pendarahan sesudah hukembangn intim, douching, maupun pengecekan pelvis
  • Rasa sakit ketika melangsungkan hubungan sexual
  • Pendarahan sesudah menopause
  • Meningkatnya keputihan

Gejala-gejala ini perlu dilaporkan ke doktor anda. Seumpama gejala ini hadir, penting untk beribuicara dgn doktor anda mengenai hal itu malahan seumpama gejala tsb hadir sbg gejala keadaan lain yg kurng serius. Sel maupun kangker prekangker sebelomnya ditewajahn dan dirawat, semakin baik mungkin saja kangker tsb dpt dicegah maupun diobati.

Seumpama anda cemas mengenai perobahan yg anda alami, bicarakan dgn doktor anda. Doktor anda akan bertanya berapa lama dan seberapa kerap anda sudah mengalami gejala tsb, selain pertanyaan lain sebagainya. Ini untk mendukung menyadari pencetus gangguan, disebut diagnosa.

Seumpama kangker didiagnosa, melenyapkan gejala tetap menjadi bagian penting treatment dan treatment kangker. Ini jg bisa disebut manajemen gejala, treatment paliatif, maupun treatment soportif. Pastikan untk membicarakan ini dgn tim treatment kebugaran anda mengenai gejala yg anda alami, tergolong gejala baru maupun perobahan gejala.

Adapun bagian berikutnya dlm panduan ini ialah diagnosa . Ini menjelaskan tes apa yg mungkin dibutuhkan untk mempelajari lebih lanjut mengenai pencetus gejlnya. Maupun, gunakan menu untk memilih bagian lain untk terus membaca panduan ini.

Dan ini adalah beberapa kelompok yang bisa memiliki kemungkinan untuk memiliki kanker serviks

Kanker serviks ialah penyakit yg bisa menyerang siapa saja. Tapi tahukah anda bahwa perempuan yg melangsungkan hubungan seks pd usia dini, mempunyai bnyk resiko yg lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker serviks? Bukan cuma itu saja, para ahli mengatakan bahwa mengalami kehamilan lebih dari 3 kali mempunyai resiko lebih besar untuk tersentuh kangker leher rahim. Ini juga meliputi mereka yg gemar meroko dan perempuan muda yg ibunya menggunakan des ketika hamil jg beresiko. Kangker leher rahim dpt berlangsung pd usia berapapun. puncak kangker awal merupakan antara usia 30 dan 40. puncak kangker invasip merupakan usia 40-50.

Oleh sebab itu, anda harus memahami dengan betul mengenai resiko dan fakta-fakta lain yg memungkinkan hal ini terjadi pada anda. Semoga artikel ini membantu anda dan para wanita di indonesia agar bisa mencegah kanker serviks sedari dini.

post by ; http://ciridangejala-penyakitkanker.com

Tulisan ini dipublikasikan di gejala kanker. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *