Gejala Kanker Paru-Paru Dan Penyebabnya

Gejala Kanker Paru-Paru Dan Penyebabnya

Gejala Kanker Paru-Paru Dan Penyebabnya

Gejala Kanker Paru-Paru Dan Penyebabnya

Kanker paru-paru merupakan sebuah pertumbuhan tumor ganas yang tumbuh secara tidak terkendali pada satu atau kedua paru-paru. Penyakit ini dapat menyebar kebagian tubuh yang lain seperti kelenjar getah bening, otak, kelenjar adrenal, hati dan juga tulang. Setiap tahunnya, sekitar 11 juta orang di Indonesia terdiagnosa menderita penyakit kanker paru-paru dan usia rata-rata saat terdiagnosis ialah 60 tahun. Penyakit ini juga akrab dengan laki-laki dibandingkan dengan perempuan.

Meskipun merokok merupakan penyumbang utama dari penyakit kanker paru-paru, namun beberapa kondisi juga turut hadir. Dan menimbulkan sejumlah gejala yang memicu kehadiran kanker pada seseorang. Semua orang tentu sadar betul mengenai fungsi utama paru-paru yang digunakan untuk bernapas dan memegang kunci bagi kelangsungan hidup manusia. Menurut sebuah statistik catatan kesehatan, kanker paru dapat membunuh lebih banyak orang setiap tahunnya. Dibandingkan kanker jenis lainnya seperti prostat, payudara dan kanker usus besar.

Kanker paru sendiri merupakan penyakit yang cukup sulit untuk dideteksi pada tahap awal dan sering ditemukan ketika kanker sudah tumbuh semakin membesar. Gejalanya pun dapat berlangsung sangat parah dan membuat pasien harus selalu dekat dengan tabung oksigen. Adapun gejala yang ditunjukan oleh penderita kanker ini meliputi batuk kronis, kelelahan, penurunan berat badan, sesak napas, batuk berdarah dan nyeri dada. Selain itu, penyakit ini juga hanya bisa ditemukan melalui pemeriksaan rontgen atau selama CT scan dilakukan.

Tahapan Dan Rekomendasi Pengobatan Kanker

Jika seorang pasien masih berada didalam stadium 0 atau bahkan memasuki tahap 1, maka pengobatan bisa dilakukan melalui operasi. Yang melibatkan sebagian atau seluruh segmen paru yang berisi kanker menjadi terhapus. Akan tetapi ada piilhan lain jika pasien ragu untuk menjalankan operasi. Dokter mungkin akan menganjurkan anda untuk menjalani kemoterapi atau terapi radiasi.

Adapun perawatan baru yang sedang dirancang oleh para ahli merupakan sebuah terapi yang dapat mencegah atau menghentikan pertumbuhan sel kanker paru-paru. Dengan menargetkan pasokan kepada pembuluh darah baru yang mendukung perkembangan kanker. Namun terapi ini masih dalam proses dan masih dalam tahap uji coba.

Banyak dari para ahli yang menyimpulkan kanker paru-paru merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh situasi yang tidak jelas. Namun pencegahan diri dengan menghindari asap rokok merupakan salah satu cara yang membuat tubuh lebih sehat dan terhindar dari kanker.

Fakta menunjukan bahwa perokok yang berhenti merokok sejak 10 tahun yang silam dapat menunjukan penurunan resiko, dimana mereka terlihat bersih dan seolah-olah tidak pernah merokok. Oleh sebab itu, wajib bagi setiap individu untuk menghindari diri dari bahaya penyakit kanker paru dan menerapkan gaya hidup yang sehat.

Tulisan ini dipublikasikan di gejala kanker. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *